HERU BUDI UTOYO, S.H., M.H.

Tokoh Aktivis Serikat Pekerja & Advokat Pembela Rakyat

HERU BUDI UTOYO : Menggugah Kesadaran Melalui Orasi pada Aksi Bersama Menolak Undang-Undang Cipta Kerja

HERU BUDI UTOYO, S.H., M.H, seorang tokoh yang peduli akan hak-hak pekerja dan buruh di Indonesia, memberikan orasi yang menggugah kesadaran dalam sebuah kegiatan aksi bersama Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Dalam orasinya, ia dengan tegas menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) yang dinilai merugikan pekerja dan buruh Indonesia.

Undang-Undang Cipta Kerja, yang disahkan pada tahun 2020, merupakan sebuah kebijakan yang bertujuan untuk memperbaiki iklim investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun, HERU BUDI UTOYO dan banyak kalangan pekerja serta buruh berpendapat bahwa undang-undang tersebut justru mengancam hak-hak mereka, memperlemah perlindungan tenaga kerja, dan mengabaikan kondisi sosial serta kesejahteraan pekerja dan buruh.

Dalam orasinya, HERU BUDI UTOYO menyoroti beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Cipta Kerja yang menjadi perhatian utama. Ia menekankan pentingnya upah yang layak, perlindungan pekerja migran, dan jaminan sosial yang adil bagi pekerja dan buruh. Ia juga menyoroti ketentuan-ketentuan yang memudahkan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan mengurangi kewajiban pengusaha dalam memberikan jaminan sosial kepada pekerja dan buruh.

HERU BUDI UTOYO mengajak para pekerja dan buruh untuk bersatu, mengorganisir diri, dan bersuara untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Ia menekankan pentingnya keadilan dan kesetaraan dalam dunia ketenagakerjaan, serta perlunya pemenuhan hak-hak pekerja dan buruh sebagai bentuk perlindungan sosial yang mendasar.

Melalui orasinya, HERU BUDI UTOYO menginspirasi dan memotivasi para pekerja dan buruh untuk terus berjuang dan memperjuangkan kepentingan mereka. Ia menyampaikan pentingnya solidaritas, pengorganisasian, dan partisipasi aktif dalam memperoleh perlindungan yang layak di tempat kerja.

Selain itu, HERU BUDI UTOYO juga menyuarakan pentingnya dialog sosial dan partisipasi pekerja serta buruh dalam proses pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan dunia ketenagakerjaan. Ia menegaskan bahwa suara dan aspirasi pekerja dan buruh harus didengar dan diperhatikan oleh pemerintah dan pengusaha.

Orasi HERU BUDI UTOYO pada kegiatan aksi bersama Serikat Pekerja/Serikat Buruh menjadi panggilan untuk perubahan dan keadilan dalam dunia ketenagakerjaan di Indonesia. Melalui aksi-aksi seperti ini, diharapkan kesadaran dan kesolidaritas pekerja dan buruh semakin meningkat, serta hak-hak mereka dapat dihormati dan dilindungi dengan baik.